Wonderful Indonesia Tampil Memukau di Bangkok

TARIAN
Promosi Wonderful Indonesia di Bangkok, Thailand (Ist)
Kolaborasi penampilan dua wayang setinggi tiga meter, penari Bandung World Ethnic dan seniman Dayak Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Jumat (22/4/2016), memukau pengunjung Siam Paragon Mal, Bangkok, Thailand.
Di area seluas 240 meter persegi itu, pengunjung ikut larut dalam atmosfir pergelaran bertajuk ‘Wonderful Indonesia Festival’. “Para pekerja seni itu menggugah masyarakat Thailand, tidak hanya untuk mengenal seni dan budaya Indonesia, tetapi juga berkunjung ke Indonesia,” terang I Gde Pitana, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, yang didampingi Rizky Handayani, Asdep Wilayah ASEAN dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (25/4/2016).
Diplomasi pariwisata lewat budaya di mal terbesar di Kota Bangkok itu memang sukses menghipnotis pengunjung. Mereka yang hadir mayoritas adalah kalangan high-end itu banyak yang dibuat terpana.
Mereka tidak hanya menikmati suguhan keragaman budaya Indonesia namun juga seolah larut dalam suatu tamasya mengelilingi Indonesia.
Sejumlah pekerja seni yang menjadi ujung tombak Wonderful Indonesia, berhasil membuat hari pertama, dari tiga hari yang direncanakan menjadi semarak.
Kemunculan dua wayang raksasa yang lincah bergerak kian kemari, mulai menarik perhatian. Balutan musik tradisional yang dibawakan musisi Bandung World Ethnic, Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung dan delegasi kebudayaan dari Kabupatan Landak, Kalimantan Barat tak pernah berhenti menghibur pengunjung.
Sejumlah bule, muda-mudi berseragam sekolah, dan pengunjung mal yang mayoritas berasal dari kalangan berduit itu akhirnya mulai tersihir virus Wonderful Indonesia.
Ada yang ikut permainan congklak dan ular tangga. Ada juga yang asyik bermain virtual game khas Wonderful Indonesia. Di sisi lain, ada juga yang ikut mewarnai wayang mini.
Sementara lainnya asyik diajak menari bersama seniman-seniman Indonesia. Bahkan, sejumlah pejabat Thailand yang hadir pada kesempatan itu juga turun ke lantai dansa.
“Wonderful Indonesia tidak hanya menyuguhkan permainan alat musik tradisional khas Indonesia. Ada  kendang, kemplu, dan suling bambu. Ini jadi kekuatan karena punya keunikan tersendiri,” tambah Pitana.
Kali ini sasarannya memang Bangkok karena di Bangkok itu setahun ada 16 juta wisatawan mancanegara (wisman), lebih besar dari Singapura yang hanya 15 juta saja.
Bangkok juga salah satu destinasi orang China Daratan, yang setahun menembus 6 juta wisman. “Jadi menggarap Bangkok itu sama dengan memperlakukan Singapura. Menjaring di kolam yang banyak ikannya,” tambah Pitana.
Selain balutan budaya, pergelaran ini juga mengenalkan busana Indonesia yang mengedepankan corak kain khas Dayak Kalimantan Barat, serta kenikmatan kopi dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kopi Gayo Aceh dan kopi luwak yang sudah mendunia.
“Sungguh suatu pergelaran yang sangat menarik yang benar-benar menggambarkan Wonderful Indonesia. Setelah melihat pergelaran ini, saya sangat berkeinginan berkunjung ke Indonesia,” kata Singtong Lapisatepun, Director General of East Asia Department, Ministry of Foreign Affairs Thailand.
Menteri Pariwisata Arief Yahya memang membuat kombinasi antara serangan udara, melalui media online, cetak, televisi dengan aktivitas festival atau serangan darat.
Kebetulan kalau dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN, karya-karya budaya Indonesia itu lebih kuat, lebih halus, lebih detail dan lebih sulit.
Peradaban budayanya jauh lebih tinggi.  “Kekuatan culture inilah yang terus dipromosikan di mancanegara. Budaya itu komposisinya 60 persen, menjadi daya pikat terbesar ke tanah air. Baru nature atau alam 35% dan man made 5%,” ucap Arief Yahya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Airlines

Riau Andalkan Ritual Bakar Tongkang Jaring Wisatawan

Bakar Tongkang di Riau (Ist) Event Bakar Tongkang 2017 yang akan berlangsung di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau diperkirakan ditonton puluhan ribu wisatawan Nusantara dan turis mancanegara yang diharapkan bisa lebih

Slideshow

Candi Cetho, Alternatif Libur Lebaran

Lebaran sebentar lagi. Dan, libur panjang pun di depan mata. Beragam destinasi yang tersebar di negeri ini pun mulai menyiapkan diri menyambut kedatangan wisatawan. Bagi yang masih belum punya ide

Nature

Sambut GMT 2016, Gubernur Sumsel Promosikan Palembang

Jembatan Ampera di Palembang (Ist) Menyambut fenomena alam, gerhana matahari total (GMT) 2016 pada 9 Maret mendatang, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin begitu percaya diri mempromosikan potensi wisata yang

Travel Operator

Selamat Rusmiati Ketua Umum ASITA 2019-2024

Nunung Rusmiati Ketua Umum DPP ASITA (Ist) DR Nunung Rusmiati, M.Si dipastikan resmi menjadi Ketua Umum DPP ASITA periode 2019-2024. Ya, perempuan berparas cantik ini terpilih dalam Munaslub ASITA di

Nature

Plaza Atrium Dukung Promosi Pariwisata Indonesia

Nabella Purnomo (kiri), pemilik Nabella Salon yang ada di Plaza Atrium (Ist) Manajemen Plaza Atrium merencanakan pada tahun depan akan mengadakan pameran yang berkaitan dengan promosi pariwisata Indonesia. Hal tersebut

Hotel

Membangun UKM Dukung Pariwisata Indonesia

Irma Sustika (Ist) Usaha kecil dan menengah (UKM) di negeri ini terus berkembang. Menariknya UKM di Tanah Air rupanya banyak yang mendukung sektor pariwisata Indonesia. Dukungan dari UKM untuk pariwisata