Yogyakarta tak Pernah Membosankan

Candi Borobudur Dibangun Berdasarkan Ilmu Astronomi

Candi Borobudur yang merupakan ikon Joglosemar yang menjadi tujuan favorit wisman (Ist)

Destinasi wisata Yogyakarta tak pernah membosankan bagi traveler. Wisatawan Nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) kerap kali menyambangi berbagai destinasi wisata yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Daya tarik DIY semakin menarik untuk wisnus dan wisman berkunjung ke Yogyakarta. Ya, Yogyakarta pun semakin istimewa lantaran komplet dengan budaya Jawa yang kental dan kearifan lokal. Menariknya Yogyakarta termasuk dalam 10 Bali baru, yakni Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara dengan ikon Candi Borobudur.

Sebut saja kawasan Malioboro yang begitu terkenal di Yogyakarta, Gua Pindul, Kalibiru, Pantai Parangtritis, dan lainnya. Tak kalah menarik adanya wisata religi, seperti Gua Maria Sendangsono di Kulonprogo dan Gereja Ganjuran, tempat ziarah umat Katolik khas Jawa.

gua maria sendangsono

Gua Maria Sendangsono (Ist)

Selama berada di Yogyakarta, traveler bisa memilih menginap di Hotel Tentrem. Berdasarkan pengamatan patainanews.com di Yogyakarta selama tiga hari mulai Jumat (26/5/2017) hingga Minggu (28/5/2017), turis asing banyak terlihat yang menuju ke Candi Borobudur melalui terminal bus Jombor di kawasan Sleman, DIY.

turis asing

Ilustrasi wisman berlibur di Yogyakarta (Ist)

Wisman tampak sumringah menuju Candi Borobudur menggunakan kendaraan umum. Adapun Pemerintah Kabupaten Sleman telah mengenalkan brand baru Kabupaten Sleman, yaitu Sleman, the living culture, part of Jogja. “Culture di sini bukan hanya diartikan sebagai tari-tarian semata. Namun hendaknya diartikan sebagai cara hidup, cara berinteraksi antarsesama, yang di dalamnya termasuk model fashion, bahan yang digunakan dan cara memakainya. Perkembangan budaya yang ada di Yogyakarta, khususnya di Sleman inilah yang coba diangkat melalui brand baru Sleman,” demikian sambutan tertulis Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih dalam pembukaan Jogja Fashion Rendezvous (JFR) 2017, Jumat (26/5/2017) di Jogja City Mall (JCM).

18699997_945319962277082_4597865408963492219_n

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah menampilkan Rancangan Aline dengan tema ‘Merona’ dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist)

JFR 2017 digelar di JCM di kawasan Sleman, Yogyakarta mulai 26 Mei hingga 28 Mei lalu. JFR 2017 rupanya menjadi daya tarik bagi traveler ketika berkunjung ke DIY. Tercatat total ada 41 desainer berpartisipasi dalam penyelenggaraan JFR 2017 yang mengusung tema ‘Sparkling’ selama tiga hari.

Jogja Fashion Rendezvous merupakan upaya Yogyakarta menuju destinasi wisata fashion Indonesia. Menariknya sejumlah desainer menampilkan kain tradisional warisan Nusantara yang memikat hati penonton dan pengunjung Jogja City Mall.

WhatsApp Image 2017-05-28 at 11.01.35

Model memperagakan Rancangan Aline karya Rika Hermalin yang mengusung tema ‘Merona’ (Ist)

Pengamatan patainanews.com saat pembukaan di JCM, Jumat (26/5/2017), desainer yang tampil pada hari pertama tampak berupaya merebut perhatian penonton dan pengunjung JCM. Athan Siahaan hadir dengan mengandalkan tema rancangan ‘The Power of Ulos’. Sementara MLK Batik Nusantara yang tampil dengan tema rancangan ‘MLK Batik Nusantara’, dan Rika Hermalin yang menampilkan Rancangan Aline yang mengusung tema ‘Merona’, dan masih banyak desainer lainnya.

Tak hanya itu, wisman dan wisnus juga terlihat di kawasan Malioboro.  (Gabriel Bobby) 

 

About author



You might also like

Tourism

Kunjungan Wisatawan Asing ke Kepulauan Seribu Rendah

Budi Utomo (Ist) Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo mengaku kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepulauan Seribu masih sedikit. Karenanya Budi Utomo dan jajarannya akan berupaya melakukan sejumlah promosi potensi wisata

Indonesia itu Bagus

Nobar Piala Dunia 2018 di Hotel Santika ICE BSD City

Pesta Bola Dunia di Hotel Santika ICE BSD City (Ist) Piala Dunia FIFA 2018 telah berlangsung sejak 14 Juni lalu. Bagi yang masih berburu lokasi untuk menyaksikan perhelatan besar bersama

Tourism

Senja yang Romantis di Bukit Merese

Senja di Bukit Merese (Ist) Lombok di Nusa Tenggara Barat rupanya punya banyak potensi pariwisata yang disukai wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara. Ya, tak salah menyebut Pulau Seribu Masjid ini,

Culture

Menanti Money Changer di Tanjung Lesung

Wisatawan menikmati traveling di Tanjung Lesung (Ist) Sebagai upaya mendukung pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, Bank Indonesia berencana membuka jaringan money changer. Hal tersebut iungkapkan Kepala Kantor Perwakilan

Culture

Putri Pariwisata Indonesia 2016 Promosikan Wakatobi

Lois Merry Tangel (Ist) Putri Pariwisata Indonesia 2016 Lois Merry Tangel serius mempromosikan Wakatobi yang termasuk dalam 10 destinasi wisata prioritas atau yang lebih dikenal sebagai 10 Bali baru. Hal

Nature

Pemerintah Larang Samsung Galaxy Note 7 dalam Pesawat

Samsung Galaxy Note 7 (Ist) Pemerintah telah secara resmi melarang telepon pintar (smartphone) jenis Samsung Galaxy Note 7 dibawa  dalam penerbangan. Pelarangan tersebut tidak hanya pada penumpang, tapi juga awak