Yogyakarta yang Kental akan Budaya Jawa

wisman di yogya

Wisatawan asing di Yogyakarta (Ist)

Berkunjung ke Yogyakarta sepertinya tak terasa lengkap jika tak menyempatkan diri untuk bermalam, bahkan menginap satu malam. Menikmati suasana malam ketika di Yogyakarta, baik itu di Tugu Yogya, kawasan Malioboro, maupun Alun-Alun Yogya memang tidak boleh dilewatkan.

Seakan kota ini tetap berdenyut kendati hari berganti malam. Ya, Yogyakarta tetap hidup. Pilihan kuliner yang beragam pun tersedia. Saat patainanews.com beberapa waktu lalu berkunjung ke Yogyakarta, sempat mencoba bakmi Jawa yang dimasak dengan arang.

Lokasinya tidak jauh dari kawasan Malioboro. Menariknya di Yogyakarta, baik siang maupun malam hari akan terlihat turis asing. Adapun Yogyakarta memang dikenal kental akan budaya Jawa.

Keraton selama ini dikenal sebagai destinasi utama di kota Yogyakarta. Namun, tak hanya keraton lantaran Yogyakarta kaya akan budaya yang bisa diandalkan untuk menarik minat wisatawan mancanegara berkunjung ke kota ini.

“Keraton memang sebagai destinasi utama, namun kami menginginkan beberapa budaya di Yogyakarta akan menjadi penyokong dan diversifikasi destinasi. Yogyakarta memang kaya akan budaya yang bisa diandalkan. Dan kami juga berharap ada pertunjukan budaya baik itu seni tari, seni pahat, kerajinan atau pun hasil budaya yang lain yang secara periodik dan terjadwal bisa tampil sehingga travel agent bisa menjualnya dalam bentuk paket tur,” papar Udhi Sudiyanto, Ketua Asita Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2015-2019 belum lama ini.

Kendati demikian, kata Udhi, Yogyakarta bukan pilihan utama bagi wisatawan mancanegara ketika datang ke Indonesia. “Kalau menjadi pilihan utama saya pikir tidak, akan tetapi merupakan destinasi penyangga dari destinasi yang sudah ada,” tuturnya.

Disamping itu, lanjutnya, memberikan keunikan sendiri untuk dilihat. “Ragam budaya yang ditampilkan merefleksikan sosial budaya dan keberagaman masyarakat Yogyakarta,” ujarnya.

Ia pun memberikan contoh, yaitu ‘jemparingan’ (memanah) gaya Mataram yang merupakan aset yang sangat bagus dan langka. “Ini bisa dijual sebagai paket wisata,” ungkapnya.

Dan, sebagai warga Yogyakarta, Udhi berharap Yogyakarta akan lebih ramah terhadap pariwisata dan bisa memajukan budaya lokal khas Yogyakarta. “Keunikan dan keberagaman ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing. Disamping itu lingkungan yang bersih dan tertata merupakan faktor pendukung maju tidaknya pariwisata,” jelasnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

All About Indonesia

Rakyat Merdeka ‘Menyebalkan’ Presiden Jokowi

Presiden Jokowi (Ist) Presiden Jokowi kembali mengocok perut para hadirin yang menyimaknya berpidato. Kali ni terjadi dalam puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2018, di Danau Cimpago Pantai Padang, Sumatera Barat,

Tourism

ITF 2016 Tawarkan Destinasi GMT

Ninik Irawan, Executive Director Murni Wisata Tour & Travel (baju merah) (Ist) Fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016 rupanya menjadi daya tarik tersendiri dalam Indonesia Travel Fair (ITF) 2016.

Slideshow

PWI Bantu Pemerintah Promosikan Indonesia ke Korsel

Benteng Kuto Besak (BKB) di Palembang, Sumatera Selatan (Ist) Sudah tiga tahun terakhir Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Asosiasi Wartawan Korea Selatan (JAK) melakukan kegiatan saling kunjung mengunjungi. Program persahabatan

Slideshow

Mutouch, Sabun Cair yang Mengandung Susu Kambing

Suasana launching Mutouch (Ist) Produk perawatan tubuh, khususnya untuk kesehatan kulit Mutouch hadir di Indonesia. Sabun cair dengan kandungan susu kambing ini diyakini akan menambah sehat kulit masyarakat. Mutouch kali

Festival

Putri Pariwisata Indonesia 2017 ke Madrid Promosikan Pariwisata Nusantara

Putri Pariwisata Indonesia 2017 Astari Indah Vernideani (Ist) Putri Pariwisata Indonesia 2017 Astari Indah Vernideani akan bertolak ke Madrid, Spanyol, Selasa (16/1/2018). Ia bertugas bersama Kementerian Pariwisata dalam acara FITUR

Culture

Inaya Putri Bali Permata di Nusa Dua Diresmikan

Menteri BUMN Rini M Soemarno meresmikan Inaya Putri Bali (Ist) Kekayaan budaya Bali sudah begitu mendunia. Banyak yang memuji Pulau Dewata yang menyemai benih-benih kultur hingga ke pelosok pulau. Inaya